Masa Lalu: Sakit, Tapi Memberi Makna Yang Berarti


Apa yang kita kenal dari masa lalu? terutama pada sebuah hubungan percintaan yang gagal, apalagi menimbulkan rasa "sakit" yang teramat parah.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang "Masa Lalu". Masa lalu bagi sebagian orang adalah sebuah keadaan yang menyeramkan. Apalagi disangkut pautkan dengan hubungan percintaan saat ini dan sebuah kata mantan.

Banyak orang saat ini tidak ingin mengingat masa lalu. Namun. hal tersebut merupakan sebuah kesalahan. Kenapa? hidup yang kita jalani saat ini tidak terlepas dari sebuah masa lalu, meskipun itu menyakitkan.

Masa lalu juga merupakan alasan kita ada saat ini. Keberadaan dan keadaan kita saat ini adalah hasil dari masa lalu kita. Itulah yang terjadi, kemarin adalah masa lalu, sekarang adalah masa kini, dan besok adalah masa depan. Masa yang tak pernah menyatu satu sama lain tapi tetap terhubung satu sama lain.

Mungkin diantara kita timbul pertanyaan seperti, kenapa dulu dia begitu? kenapa aku harus bertemu dengannya? Kenapa dia dulu menyakiti aku?. Itulah kadang pertanyaan - pertanyaan yang timbul untuk sang mantan. Meskipun begitu sadarkah buruknya masa lalu, adalah penentuan mau seperti apa kita saat ini.  

Tidak sedikit diantara kita ada yang ingin lepas dari jeratan masa lalu. Masa di mana sering membuat diri galau tak menentu. Karena disitulah harapan yang selalu terngiang dalam kalbu, direnggut begitu saja oleh sang waktu. Tak banyak orang yang mampu terlepas dari jeratannya, walaupun keras, tapi jangan pernah lupakan masa itu. Jangan sesali masa lalu, karena itu adalah bagian dan proses menjadi hari ini.

Belajarlah memaafkan masa lalu, karena itu akan membuat kita lepas. Lepas dari rasa bersalah, penyesalan dan kegundahan hati yang berkepanjangan. Pernah suatu ketika pasangan saya menemukan video berupa gabungan dari foto - foto sang mantan. Bukan maksud untuk menyimpan tapi saya tidak tahu kalau video itu masih ada di file - file lama saya. Saya buru - buru aku ingin menghapusnya, namun pasangan saya berkata jangan dihapus dan dia malah tersenyum! hahaha... saya pun bertanya, Kenapa? dan  dia menjawab. "Jangan hapus! biar saja, karena masa sekarang merupakan hasil dari masa lalu".

Saya terkesima dengan jawaban istri saya. Hal yang diluar perkiraan saya. Saya pikir dia akan marah atau ngamuk - ngamuk minta dihapus. Ternyata bersahabat dan memaafkan masa lalu membuat kita damai. Dendam dengan masa lalu akan membuat kita semakin sakit. Ada juga yang beranggapan, kalau pasangan lagi cerita mantan jangan didengarkan atau menganggap itu hal yang membosankan. Padahal dari situ kita balajar siapa pasangan, bagaimana masa lalunya, apa kekurangan saya dari mantannya. 

Intinya: Kita boleh mengingat masa lalu dengan (cinta) masa sekarang, tapi jangan pernah untuk membandingkan dengan (cinta) masa kini. Jangan pernah berifikir untuk kembali ke masa lalu yang dulu pernah pahit. Ciptakan kebahagian dimulai dari memaafkan kemudian melupakan. Yakinlah, masa kini anda akan lebih baik dari masa lalu yang pernah anda jalani bersamanya (mantan). Dari masa lalu kita mampu belajar tanpa harus men-dendam dengan masa kini. 

Note: Jika anda menemukan kebahagiann, jangan membuang "masa lalu" begitu saja. Jika keduanya mampu kita menyatukannya, dari situlah kita mengerti akan sebuah "keindahan".

0 Comments