Lindswell Kwok, Semangat Untuk NKRI Meskipun Banyak Oknum Yang Sebut "KAMI PRIBUMI"


Hari ini saya tertarik membahas tentang "hal yang selalu diributkan" orang seperti SARA, RAS, Nasionalisme, kafir dan Semacamnya. Meskipun mereka sebagai "tionghoa", namun pengabdian untuk harumkan nama NKRI patut diacungi jempol. Sebut saja dia Lindswell Kwok.

Lindswell Kwok (lahir di Medan, 24 September 1991 umur 25 tahun) adalah seorang atlet wushu Indonesia yang berasal dari Medan , Sumatera Utara. Lindswell telah mencatat berbagai prestasi saat mewakili Sumatera Utara dan Indonesia sebagai atlet muda wushu di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Namun dalam Sea Games, Lindswell Kwok berhasil merebut medali emas di SEA Games 2017 di Malaysia kemarin. Ia memainkan jurus pedang di nomor putri Taijijian begitu sempurna. Lindswell Kwok adalah ratu wushu di Asia Tenggara, dia meraih emas dari empat SEA Games berturut-turut di tahun 2011, 2013, 2015, dan 2017 ini.

Prestasi Lindswell Kwok dapat ucapan selamat dari Presiden RI Jokowidodo seperti berikut: 

"Ini Lindswell Kwok, atlet wushu Indonesia, yang merebut medali emas di SEA Games 2017 di Malaysia kemarin. Ia memainkan jurus pedang di nomor putri Taijijian begitu sempurna. Lindswell Kwok adalah ratu wushu di Asia Tenggara: dia meraih emas dari empat SEA Games berturut-turut di tahun 2011, 2013, 2015, dan 2017 ini.
Lindswell Kwok adalah satu dari 533 atlet yang tengah berlaga di SEA Games XXIX di Kuala Lumpur.
Dari Tanah Air, saya mengajak kita semua berdoa dan memberi dukungan untuk atlet-atlet Indonesia yang sedang berjuang di palagan olahraga akbar negara-negara Asia Tenggara ini. Semoga menjadi yang terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan persahabatan antarbangsa.
Selamat pagi."


  

Namun disini awal petaka ini dimulai. Banyak para Haters "anti Pemerintah" yang beranggapan kalau pemerintah pilih kasih, karena sebelumnya ada atlet panah Indonesia yang berhijab dan Islam tapi tidak dapat ucapan dari pemerintah (Presiden). Mereka beranggapan Jokowi dengan sebutan PK* dan antek asing. Bahkan makin banyak beredar di media sosial kalau pemerintah hanya hargai Tionghoa dan tidak mengharagai perjuangan atlet muslim..hahahahah. Sungguh pemikiran yang labil dan kredil menurut saya.

Sebenarnya saya paling malas menulis tentang haters ini, namun bagaimana lagi. Para atlet (semua RAS) sedang berjuang di Sea Games untuk harumkan nama Indonesia, mereka (para haters) sibuk buat berita Hoax tanpa hargai "etnis" yang sudah berjuang untuk NKRI. Sedangkan mereka tanpa ada prestasi untuk Indonesia (kecuali bikin Hoax).

Note: Berpikirlah postif, berpikirlah pintar, berpikirlah jernih sebelum ber-pikiran- mu dicabut yang Kuasa.

0 Comments